Selasa, 31 Januari 2012
Sabtu, 21 Januari 2012
Diduga Flu Burung, Warga Tangerang Diisolasi
VIVAnews - Pemuda berusia 18 tahun berinisial RO
warga Mekarsari, Kabupaten Tangerang, harus diisolasi di Rumah Sakit
Umum Daerah (RSUD) Tangerang. Ia diduga menderita gejala flu burung
setelah sebelumnya sempat dirawat di salah satu rumah sakit swasta di
Karawaci, Kota Tangerang.
RO masuk ke Ruang Isolasi RSUD Tangerang pada Sabtu 21 Januari 2012. Dia baru dipindah dari sebuah rumah sakit swasta di Tangerang sejak dirawat Jumat dini hari 20 Januari 2012.
"Sesampainya di sini, petugas langsung memberikan bantuan pernafasan," kata Direktur Utama RSUD Tangerang, MJN Mamahit SPOG, kepada VIVAnews.com, Sabtu 21 Januari 2012.
Mamahit mengatakan, saat dirujuk ke RSUD Tangerang pasien RO sudah dalam kondisi buruk. Kondisinya demam tinggi dan sesak nafas.
Berdasarkan riwayat kesehatan, pasien RO telah mengalami demam sejak enam hari lalu. Tetapi, pasien tidak pergi ke dokter, hanya mengobati dengan membeli obat dari warung.
"Sejak Rabu 18 Januari 2012, pasien mengalami gangguan suara dan nafasnya sesak. Jumat sekitar pukul 04.00 dini hari, pasien dilarikan ke rumah sakit swasta di Karawaci. Namun, karena kondisi terus memburuk, maka pasien langsung dibawa ke RSUD," kata Mamahit.
Sebelumnya, dua orang di Jakarta Utara, meninggal dunia karena diduga kuat mengidap virus H5N1. Dua orang kakak-beradik di Jakarta Utara itu sempat menjalani perawatan di RS Umum Pusat Persahabatan, Jakarta Timur. (art)
• VIVAnews
berikan komentar anda.....
RO masuk ke Ruang Isolasi RSUD Tangerang pada Sabtu 21 Januari 2012. Dia baru dipindah dari sebuah rumah sakit swasta di Tangerang sejak dirawat Jumat dini hari 20 Januari 2012.
"Sesampainya di sini, petugas langsung memberikan bantuan pernafasan," kata Direktur Utama RSUD Tangerang, MJN Mamahit SPOG, kepada VIVAnews.com, Sabtu 21 Januari 2012.
Mamahit mengatakan, saat dirujuk ke RSUD Tangerang pasien RO sudah dalam kondisi buruk. Kondisinya demam tinggi dan sesak nafas.
Berdasarkan riwayat kesehatan, pasien RO telah mengalami demam sejak enam hari lalu. Tetapi, pasien tidak pergi ke dokter, hanya mengobati dengan membeli obat dari warung.
"Sejak Rabu 18 Januari 2012, pasien mengalami gangguan suara dan nafasnya sesak. Jumat sekitar pukul 04.00 dini hari, pasien dilarikan ke rumah sakit swasta di Karawaci. Namun, karena kondisi terus memburuk, maka pasien langsung dibawa ke RSUD," kata Mamahit.
Sebelumnya, dua orang di Jakarta Utara, meninggal dunia karena diduga kuat mengidap virus H5N1. Dua orang kakak-beradik di Jakarta Utara itu sempat menjalani perawatan di RS Umum Pusat Persahabatan, Jakarta Timur. (art)
• VIVAnews
berikan komentar anda.....
Posted in: newsSUMPAH DOKTER APOTEKER PERAWAT
· Sumpah dokter
- Saya akan membaktikan hidup saya guna kepentingan perikemanusiaan;
- Saya akan memberikan kepada guru-guru saya penghormatan dan pernyataan terima kasih yang selayaknya;
Posted in: kuliahku


17.37
Moh. Firmansah
